Hai hai! Liburan nggak enak banget ya kalo nggak jalan-jalan. Moment pas banget buat nge-trip bareng keluarga. Buat yang males macet-macet ria and nyari tempat wisata terdekat di Jakarta, Monas bisa jadi alternatif pilihan wisata menggunakan kereta.
Karena aku tinggal di Bekasi. Maka aku akan nge-share bagaimana ke Monas naik kereta dari Bekasi. Caaap cuuuus :
1. Beli tiket jurusan Kota di loket Stasiun Bekasi. Harganya nggak mahal, kok. Satu orang Rp. 2000 plus jaminan kartu Rp. 10000 Jadi totalnya Rp. 12000. Tenang aja, ketika kartu dikembalikan uang jaminan juga dibalikin, kok.
2. Menuju tempat tunggu kereta alias peron. Kita menunjukkan kartu ke petugas. Lalu tempelkan kartu tiket kereta di plang pintu besi (haduh, apa ya namanya. Ya pokoknya nanti ikutin orang-orang aja, ya) Setelah itu, langsung menuju peron. Selain mendengarkan informasi dari speaker. Tanya aja sama petugas, di mana jalur peron kereta jurusan Kota. Kalo kereta dah dateng, inget, dahulukan penumpang yang turun. Jangan norak pake desek-desekan and dorong-dorongan.
3. Kereta jurusan Bekasi - Kota akan melewati beberapa stasiun. Nah, untuk ke Monas kita berhenti di Stasiun Juanda. Nggak perlu transit lagi. Karena kereta ini langsung menuju Stasiun Juanda dan berakhir di Stasiun Kota. Jadi, inget ya, keretanya langsung dari Bekasi ke Juanda.
4. Stasiun Juanda posisinya setelah Stasiun Gambir. Jadi, setelah Stasiun Gambir, siap-siap deh turun. Jangan ada yang ketinggalan. Apalagi sampe ketinggalan anak :D
Oya, kereta ini nggak berhenti di Stasiun Gambir, ya.
5. Beberapa stasiun kereta yang dilewati adalah Bekasi - Kranji - Cakung, Buaran, Klender Baru -Klender hmmm apa lagi ya, lupa. Liat aja di fotonya, ya. Jelas, kan? Maklum, aku kan nge-take-nya di tengah keramaian, jadi nggak fokus.
 |
| Lihat garis warna biru. Itu adalah jalur lintasan kereta Bekasi menuju Kota |
6. Fasilitas kereta sekarang oke punya, lho. Jadi nggak usah risau di dalam, ya. Ada AC, TV (isinya keren-keren lagi), tempat duduk (kalo nggak dapet duduk, boleh gelantungan lah. Hihi) Tombol darurat (Nah, kalo ada apa-apa pencet aja tombol ini) Trus, setiap mau berhenti, instruktur nggak bosan-bosannya memberi informasi dari speaker. Jadi, tenang, insyaAllah nggak bakal kelewat, kok.
 |
| Ini dia TV-nya. Selain infomenarik, TV ini juga menampilkan jam pukul berapa |
7. Ting nong. Nyampe, deh Stasiun Juanda. Monas dan Istiqlal ada di seberangnya. Tinggal nyeberang lewat jembatan penyeberangan and jalan, deh. Saran aku, sih, keluar stasiun mending naik bajaj. Soalnya, keliatannya deket, tapi pas jalan lumayan bikin ngos-ngosan. Oya, ongkos bajajnya 20000. Jangan kelebihan, hehe.
 |
| Alhamdulillah nyampe ... |
8. Ups, ketinggalan. Sebelum keluar Stasiun Juanda, siapkan kembali kartu kereta tadi. Tempelkan lagi di plang besi. Baru, deh, bisa keluar stasiun. So, jangan sampe kartunya hilang, ya. Simpan sampai kita kembali ke Stasiun Bekasi.
 |
| Ini dia kartu THB, Tiket Harian Berjaminan. Jangan lupa dibalikin, ya ^^ |
Oke gitu aja. Semoga perjalanan menyenangkan, yaaa. Ajak keluarga, temen, ato sendirian juga boleh.
Bye :*
1 Januari 2016
Jumat di Istiqlal