![]() |
| Yuk, bikin Vlog pakai Smartphone |
| Gambar: Google |
![]() |
| Yuk, bikin Vlog pakai Smartphone |
| Gambar: Google |
Hai, ketemu lagi sama transportasi yang satu ini. Kereta Commuterline. Kereta antar kota Jabodetabek. Kali ini, aku akan share pengalamanku naik kereta dari Bekasi ke Bogor.
1. Datanglah ke Stasiun Bekasi. Letaknya dekat dengan Alun-Alun Bekasi. Antri lah untuk membeli tiket THB, Tiket Harian Berjaminan. Harga tiketnya Rp.6000. Uang jaminan kartu Rp.10.000. Nanti uang jaminannya dikembalikan kalau kita mengembalikan kartunya. Kalo nggak dibalikin, uang jaminannya hilang.
Atau kalau nggak mau ngantri di antrian yang mengular, mending beli kartu di Indomart. Kartunya kalo nggak salah namanya E Money. Bisa untuk naik kereta, naik bus, dan belanja. Tinggal diisi saldo di Indomart, langsung bisa dipakai untuk apa aja dan kapan aja. Nggak ada waktu expired-nya. Kalo udah punya kartu ini, tinggal scan kartu di pintu masuk. Nggak perlu ngantri lagi. Soalny lumayan, antriannya panjaaang.
2. Kereta yang ditumpangi adalah kereta Commuter jurusan Kota atau jurusan Manggarai. Tunggu di jalur yang tepat. Tanyalah petugas kalo nggak tau di jalur berapa kereta berhenti.
Tunggu kereta di gerbong yang benar. Untuk wanita, tersedia khusus di gerbong 1 dan 2. Kalau nggak muat, ya terpaksa berbaur di gerbong lain. Fasilitas kereta sudah oke punya, seperti yang aku ceritain di postinganku sebelumnya. Utamakan kursi untuk yang berhak, ibu hamil, wanita menyusui, lansia, dan penyandang difabelitas. Jangan pura-pura oon, dengan tetap tidur tenang bin mendengkur sementara ada yang lebih berhak.
3. Turunlah di Stasiun Manggarai. Dari Stasiun Manggarai transit lagi menuju Stasiun Bogor. Dengarkan baik-baik di mana kereta akan berhenti dari speaker.
4. Dari Stasiun Manggarai langsung menuju Stasiun Bogor. Jurusan Bogor melalui jalir Cikini Depok. Jadi, cari jalurnya yang benar.
Gimana? Gampang, kan? Transit cuma sekali langsung tiba di stasiun tujuan.
Siapkan kartu THB untuk masuk dan keluar stasiun. Karena kalo nggak pakai kartu, ya nggak bisa masuk atau keluar. Nanti kartu THB-nya di-scan di pintu, baru bisa lolos dari area stasiun.
Welcome to Bogor. Selamat ngetrip and aktifitas. Wisata and kuliner Bogor juga banyak. InsyaAllah next post, ya.
Informasi tambahan, kalau naik dari Bogor ke Bekasi tiketnya Rp.16.000. Caranya sama seperti berangkat, transit di Stasiun Manggarai.
Siapa yang nggak panik liat kartu ATM nggak ada di dompet? Perasaan baru dipindah ke kantong tapi udah raib. Nyari di semua penjuru tetep nggak ketemu. Trus aku kudu piye, jal?
Kartu ATM emang kartu ajaib yang simple and praktis banget. Mau ngambil uang, nggak perlu repot-repot ngantri di bank. Mau ambil uang lima puluh ribu pun oke-oke aja. Kalau di bank, kan, ngantri panjang-panjang cuma ngambil lima puluh ribu nggak sebanding sama usahanya -_-
Bentuknya juga minimalis banget. Nggak berat dan gampang dikantongin. Meski tipis gitu, isinya bisa bergepok-gepok. Butuh uang di jalan tinggal gesek. Tapi, justru karena bentuknya yang remeh temeh itu kadang suka gampang ilang. Suka diacuhkan padahal butuh. Giliran ilang baru kelimpungan.
Nah, ini dia caranya ngurus kartu ATM yang ilang. Berhubung aku pakai Muamalat, jadi ku-share cara ngurus ATM Muamalat. Tapi, secara umum teknis semua bank sama, kok.
1. Langkah pertama
Cari sampai ketemu ke segala penjuru. Tanya kanan kiri atas bawah. Umumin di sosial media. Ya kali aja ada yang nemu. Kalo nggak ketemu juga, langsung menuju langkah ke dua.
2. Hubungi Customer Service
Kalau Muamalat nomor CS nya 1500016. Layanan 24 jam. Menu blokir ATM tersedia. Nanti CS nya akan nanya detail identitas kita sesuai KTP dan nomor rekening. Jadi, data harus valid si pemilik ATM. Nggak bisa sembarangan. Prosesnya cepet, kok. Setelah ditanya data, kartu ATM langsung diblokir dengan keterangan hilang. CS nya juga ngasih info langkah selanjutnya.
3. Buat surat keterangan kehilangan di Polsek terdekat.
Kalau di Bekasi, Polsek ada di deket Alun-Alun Bekasi. Kantor buka 24 jam setiap hari. Jadi, full day. Kita bisa laporan kapan aja. Biayanya, gratis. Siapkan KTP dan buku tabungan. Karena identitas pribadi dan nomor rekening dibutuhkan untuk membuat surat kehilangan ATM.
4. Temui Customer Service di Bank Muamalat.
Bank Muamalat Bekasi ada di Ruko Kalimas dan ada di Juanda deket Stasiun Bekasi. Jam kerja Senin sampai Jumat pukul 08.00-15.00. Langsung aja ke CS nya dengan membawa KTP dan surat kehilangan. Nanti kita akan dibuatkan kartu ATM baru saat itu juga. Biaya administrasinya sebesar Rp.20.000
Nggak ribet, kan? Selanjutnya, simpan kartu ATM dengan baik. Jangan sampai hilang lagi, ya. ^_^
![]() |
| Alur pembuatan paspor offline |
![]() |
| Contoh dokumen yang harus dibawa. Asli dan fotocopy |
![]() |
| Ceklis dokumen apa saja yang dilampirkan |
![]() |
| Contoh formulir yang harus diisi |
![]() |
| Suasana ruang tunggu Imigrasi. Tempat aku menulis tulisan ini hehe |